Webinar “Membedah Kasus-Kasus Perpajakan dan Bedah Buku”

Yogyakarta , 17 Oktober 2026 – Program Magister Akuntansi (MAKSI) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menyelenggarakan Webinar yang bertajuk “Membedah Kasus-Kasus Perpajakan dan Bedah Buku” pada Sabtu. 17 Oktober 2026 yang diselenggaran secara Daring pada platform Zoom dan Youtube.

Pada Webinar ini dibuka dengan sambutan oleh Ketua Program Studi MAKSI FEB UGM Bapak Fu’ad Rakhman, S.E., M.Sc., Ph.D., CA. serta pemaparan materi awal (Opening Speech) oleh Prof. Dr. Mardiasmo, MBA, Ak, Guru Besar FEB UGM.

Pemateri pada webinar ini yaitu Bapak  Arief Budi Wardana, S.S.T., M.A., CITA., CRMP., Dr. Supriyadi, S.E., M.Si., BKP., CITA, dan Dr. Arif Nugrahanto, S.ST., MPP., ketiga pematari adalah Pengajar di PKN STAN, pada sesi pemaparannya dimoderatori oleh Dr. Aviandi Okta Maulana, M.Acc., Ak., CA., Dosen Departemen Akuntansi FEB UGM.

Pada Webinar ini difokuskan pada presentasi dan pembahasan tiga buku terkait perpajakan, khususnya pajak internasional, akuntansi pajak, dan praktik audit pajak di Indonesia.Bapak Arief menjelaskan kompleksitas perpajakan internasional, termasuk pendapatan aktif dan pasif, bisnis laba, transfer pricing, dan tantangan pajak layanan digital seperti Netflix dan Google. Dia membahas solusi dua pilar OECD, konsep kehadiran ekonomi yang signifikan, dan peran perjanjian pajak dan Pajak Minimum Global. Bapak Supriyadi kemudian mempresentasikan buku tentang akuntansi pajak, menekankan hubungan antara akuntansi komersial dan pelaporan fiskal, pentingnya rekonsiliasi fiskal, dan dampak digitalisasi melalui sistem korteks. Dia merinci struktur buku, yang mencakup konsep akuntansi dasar, pendapatan dan pengeluaran, akuntansi PPN, pajak pemotongan, dan transaksi khusus seperti revaluasi aset tetap dan likuidasi. Bapak Arif Nugrahanto berbagi wawasan dari bukunya tentang audit pajak, menjelaskan bagaimana inspektur pajak mengidentifikasi realitas ekonomi melalui tes eksistensi, manfaat, dan kewajaran. Dia membahas penggunaan manajemen kepatuhan berbasis risiko (CRM), pemicu audit, dan perbedaan antara metode audit langsung dan tidak langsung. Sesi diakhiri dengan tanya jawab di mana peserta bertanya tentang dampak standar akuntansi baru terhadap rekonsiliasi fiskal, penggunaan SP2DK, perpajakan pendapatan digital seperti YouTuber, dan tantangan yang dihadapi oleh usaha kecil (UMKM) dalam mematuhi peraturan perpajakan.

Webinar kali ini seluruh peserta terlihat antusias dan mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Antusiasme tersebut tercermin dari tingginya jumlah peserta yang hadir serta banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para pemateri. Hal ini menciptakan suasana diskusi yang menarik, aktif, dan interaktif antara peserta dan pemateri. Pada akhir kegiatan, MC menutup acara dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemateri atas materi yang telah disampaikan, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan mengikuti rangkaian webinar hingga selesai.